Friday, August 23, 2013

Tugas Paper


Pendahuluan
Keberadaan sampah plastik menjadi permasalahan tersendiri saat ini dan makin memprihatinkan karena menjadi salah satu masalah terbesar yang mengganggu kesehatan dan kebersihan lingkungan. Dapat kita temukan di mana-mana sampah plastik yang bersebaran dan membuat lingkungan menjadi tidak nyaman. Sampah plastik juga merupakan sampah rumah tangga yang sangat mudah kita jumpai.
Menurut survey saat ini 500 juta hingga 1 milyar plastik digunakan di dunia tiap tahunnya, dengan perkiraan setiap orang menghabiskan 170 plastik setiap tahun dan lebih dari 17 miliar plastik dibagikan secara gratis oleh supermarket di seluruh dunia setiap tahunnya. Jika dibentangkan, sampah-sampah plastik ini dapat membungkus permukaan bumi hingga 10 lapis.
Menurut literatur, materi plastik baru akan terurai oleh tanah dalam waktu 200-400 tahun, dan akan terurai secara sempurna dalam waktu 1000 tahun. Inilah pangkal bencana sesungguhnya yang diakibatkan karkateristik fisik dan kimia sampah plastik yang dibuang secara terbuka ke lingkungan hidup.
Botol plastik bekas minuman biasanya kita buang begitu saja tanpa pernah terpikir untuk memanfaatkannya. Nah ternyata botol bekas ini bisa kita manfaatkan untuk membuat lampu tenaga surya. Dan otomatis biayanya akan sangat murah karena hanya memanfaatkan barang-barang bekas.
Botol plastik bekas minuman biasanya kita buang begitu saja tanpa pernah terpikir untuk memanfaatkannya. Nah ternyata botol bekas ini bisa kita manfaatkan untuk membuat lampu tenaga surya. Dan otomatis biayanya akan sangat murah karena hanya memanfaatkan barang-barang bekas.
Pertama kali "teknologi" ini ditemukan di Brazil oleh Alfredo Mozer beberapa tahun lalu dan kini Filipina sedang mengembangkan konsep ini dibawah sebuah organisasi yang bernama Isang Litrong Linawag
Di berbagai negara berkembang, terutama di wilayah perkampungan yang sudah sangat padat, dimana tidak ada lagi jarak antar rumah, membiarkan sinar matahari masuk ke dalam rumah melalui jendela adalah hal yang sangat tidak memungkinkan. Padahal sinar matahari ini sangat bermanfaat selain sebagai penerangan juga bagi kesehatan.
Meski lampu tersebut hanya bisa menyala selama matahari bersinar, artinya pada siang hari dan tidak tertutup mendung, setidaknya bagi masyarakat tidak mampu hal tersebut sudah sangat berarti. Mereka tidak perlu mengeluarkan biaya operasional dan pemeliharaan
Dengan memanfaatkan konsep ini kita sudah melakukan sesuatu yang baik untuk Bumi, yaitu pemanfaatan kembali botol plastik. Sudah saatnya pula Indonesia ikut memanfaatkan teknologi sederhana ini

Membuat lampu tenaga surya dari botol plastik bekas? Jika kita hidup di daerah perumahan yang padat dan jarak antar rumah saling berhimpitan, sehingga jumlah cahaya yang di dapat sangat sedikit, maka cara ini mungkin dapat dilakukan sebagai solusinya. 

Isi
Lampu Botol Tenaga Surya, memang sedikit aneh karena anda mungkin belum pernah mendengarnya. Lampu botol tenaga bukanlah lampu dengan teknologi mutakhir . Lampu tersebut adalah lampu yang menyala terang di tempat gelap dengan sumber cahaya matahari (siang hari)

Lampu ini sangat cocok di perumahan padat yang terkesan gelap pada siang hari.
Lampu botol plastik ini menghasilkan terang setara lampu neon 50W, tentu sangat akan membantu masyarakat berpenghasilan rendah dalam menghemat keuangannya.


Bagaimana cara membuat lampunya?
Pertama-tama anda siapkan bahan-bahannya, yaitu:

  1. Botol PET bekas air mineral
  2. Plat logam yang biasanya digunakan untuk atap (biasa disebut "seng")
  3. Lem silikon atau lem yang tahan panas dan cuaca
  4. Bleach atau bahan yang digunakan untuk pemutih pakaian (biasanya merk bayclin atau sejenisnya)
  5. Air murni atau air mineral


Langkah-langkah pembuatannya sebagai berikut:

- Potong plat yang sudah anda siapkan tadi sekitar 9 x 10 inchi dengan gunting khusus untuk logam.
Bahan ini bisa dengan mudah anda dapatkan di toko material.
Alangkah lebih baik jika anda menggunakan plat bekas yang sudah tidak terpakai lagi. Jangan pernah memotong plat logam dengan kunting kertas, karena akan merusak gunting itu sendiri.

Buatlah 2 buah gambar lingkaran dengan perbedaan besar lingkaran sekitar 1-2cm. Ukuran lingkaran dalam kira- kira seukuran dengan diameter botol yang akan digunakan, karena nantinya botol akan dimasukkan ke lubang itu.


Potong lingkaran pada sisi dalam. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar.


Setelah lingkaran bagian dalam terpotong, buatlah potongan-potongan keluar dengan jarak antar potongan sekitar 1cm. Dengan catatan tidak boleh melebihi garis terluar. Amplas botol bekas air minum yang sudah anda siapkan.
Jangan lupa untuk melepas labelnya. Alasan botol diamplas adalah agar mempermudah proses penempelan.


Masukan botol yang sudah diamplas tadi ke dalam lubang plat yang sudah anda siapkan dengan perbandingan 1/3 ukuran botol untuk sisi yang ada tutupnya (sisi bawah botol lebih masuk).


Kemudian oleskan lem dikitar lubang. Oleskan pada dua sisinya agar kualitas daya rekatnya bagus dan terhindar dari kebocoran.


Setelah lem kering, langkah selanjutnya adalah isi botol dengan air mineral hingga hampir penuh kemudian tuangkan sekitar satu tutup botol bleach ke dalamnya.

Lampu botol anda sudah siap digunakan.

Sekarang tinggal proses instalasinya.

Untuk proses instalasinya fleksibel dan menurut kebutuhan dan kondisi ditempat anda.
Yang harus anda lakukan secara garis besar adalah membuat lubang seukuran botol juga di bagian atap yang ingin dipasangi lampu ini.
Tempatkan perangkat lampu botol anda diatas atap berlubang tadi. Kemudian gunakan paku atau baut untuk mengencangkan sisi-sisi plat lampu botol dengan bagian atap anda.

Langkah selanjutnya adalah memberi lem disekitar sambungan tadi, agar saat hujan turun air tidak masuk kesela-sela lubang atap anda.
Pastikan semua tertutup rapat dengan lem.

Langkah terakhir adalah memberi lem pada tutup botol.

Kesimpulan
Perkembangan zaman dan kemampuan berfikir manusia dalam menciptakan teknologi memungkinkan kehidupan manusia menjadi mudah dan nyaman. Keberadaan alat seperti mobil, motor, lampu, televisi, kulkas, komputer dan sebagainya.
Disisi lain, penggunaan yang berlebihan dan pertambahan populasi penduduk juga dapat meningkatkan kebutuhan energi. Namun kita perlu melakukan hemat energi karena akan mengurangi dampak nagatif yang bisa muncul dari penggunaan energi yang berlebihan.  

Mengoptimalkan tenaga surya sebagai alternatif sumber energi listrik dalam aktifitas keseharian juga layak untuk dipertimbangkan. Untuk itulah upaya – upaya dalam menghemat enrgi ini mulai marak dilakukan. Salah satunya dengan memanfaatkan barang – barang bekas untuk di jadikan alat yang berguna untuk mengurangi penggunaan energy dengan cara mengkombinasikannya dengan energi matahari yang bisa dianggap tidak terbatas.
Penggunaan barang bekas seperti ini harus selalu diupayakan dan dikembangkan, karena selain bisa mengurangi sampah-sampah yang tersebar dimana-mana. Kita juga dapat mengurangi penggunaan energi yang dapat berdampak buruk bagi lingkungan yang salah satunya yaitu pembakaran sumber energi fosil (seperti: minyak bumi dan batu bara) yang dapat menyebabkan hujan asam, smog dan pemanasan global. Nantinya hal-hal tersebut juga dapat menghambat pemanasan global yang sekarang ini makin menjadi-jadi. 

No comments:

Post a Comment